Thursday, 6 October 2016

The Beginning



Setiap orang memiliki jalan hidup masing-masing, dan tentunya mereka memulainya dengan jalan cara masing-masing,  dan semua itu hanya untuk satu tujuan, dan tujuan itu adalah “MIMPI”. Setiap orang berhak bermimpi, meskipun kadang mimpi itu tidak sesuai dengan keadaan. Mimpi yang kadang bertolak belakang dengan kehidupan yang kita rasakan. Namun tak jarang ada yang takut bermimpi hanya karena keadaan ekonomi. Dan malah mengubur mimpi mereka yang telah lama mereka kejar.

Banyak faktor yang membuat seseorang takut bermimpi atau lebih buruknya lagi “berhenti” bermimpi, salah satu faktornya adalah kemiskinan, bahkan aku mulai merasakannya, keadaan ekonomi yang terasa sulit mulai aku alami, aku yang dulunya selalu berani bermimpi sekarang semua terasa redup, redup oleh keadaan yang tak kunjung membaik. Dulu setiap kali guru bertanya aku selalu mengatakan bahwa aku sangat ingin menjadi nahkoda kapal pesiar. Namun sekarang jangankan menjadi nahkoda, keluar dari masalah yang tak begitu besar ini sangat sulit ku selesaikan.

Namun setiap kali mimpi ini redup, diri ini selalu berkata, “kau tak perlu berhenti bermimpi, mungkin keadaan mu detik ini tidak mendukung semua mimpi-mu, namun kau harus yakin bahwa semua mimpi itu bisa kau raih, jika kau menyerah dengan keadaan kau tak lebih buruk daripada seorang pecundang”
Memang benar adanya, bahwa jika aku berhenti bermimpi,  aku hanya akan menjadi pecundang, pecundang yang akan menyesali pilihanya untuk berhenti bermimpi, apalagi masalah yang aku hadapi tidak begitu rumit, aku hanya belum mendapat pekerjaan,  tapi aku masih beruntung, masih ada teman yang mau menampungku,  setidaknya aku tak perlu pusing masalah makan ku.

Oh iya, aku lupa kalau aku belum memperkenalkan diriku, kalau kata orang
“tak kenal maka tak sayang”
“tak sayang maka tak cinta”
“tapi sudah tak kenal masih tak cinta”
Maka dari itu dari lubuk hati yang tak begitu dalam, aku perkenalkan namaku:  namaku bento, rumah ESTate’, mobilku banyak harta berlimpah *bento-iwan fals. :D just kidding.

Namaku adalah Fu’ad, aku berasal dari sumatera barat, tepatnya di pinggiran danau singkarak, untuk umur aku masih tergolong muda yakni 18 tahun, aku adalah lulusan SMK jurusan Pelayaran, meskipun aku lulusan sekolah pelayaran, badanku tak begitu besar, bahkan bisa dibilang kurus, waktu smk aku sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan-ku di sekolah tinggi pelayaran, waktu itu aku benar-benar yakin bahwa lulus smk aku pasti bisa melanjutkan pendidikanku, tapi nyatanya biaya pendidikan di sekolah pelayaran tidak murah, padahal aku sangat berharap bisa melanjutkan sekolahku, tapi meskipun aku belum mampu untuk melanjutkan pendidikan, aku masih bisa bekerja dan menabung hasil kerja-ku.
Aku tak pikir panjang, setelah lulus aku-pun meminta izin orang tua untuk diperbolehkan merantau ke pulau jawa. Beberapa hari setelah itu orang tua ku membelikan tiket bus ke Jakarta, kebetulan disana ada kerabat yang memiliki usaha dan membutuhkan karyawan. Dan dari sinilah semuanya dimulai.

No comments:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.